Home / Berita /

FORTASI 2026 Hari Ketiga: Bekali Peserta Didik Baru dengan Jiwa Kepemimpinan dan Kreativitas Bermedia

Banner fortasi

Bobotsari, 15 Juli 2026 – SMA Muhammadiyah 2 Bobotsari kembali melaksanakan rangkaian kegiatan Forum Ta’aruf dan Orientasi Siswa (FORTASI)/Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) pada Rabu, 15 Juli 2026. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh peserta didik kelas X dengan penuh semangat sebagai bagian dari proses pengenalan lingkungan sekolah sekaligus pembentukan karakter pelajar Muhammadiyah.

Pada kegiatan hari ketiga ini, materi pertama disampaikan oleh Ipmawati Marlina dengan tema “Memimpin Masa Depan”. Dalam penyampaiannya, beliau mengajak seluruh peserta untuk menumbuhkan jiwa kepemimpinan sejak dini. Menurutnya, setiap siswa memiliki potensi untuk menjadi pemimpin, baik bagi dirinya sendiri maupun bagi orang lain. Seorang pemimpin tidak hanya mampu memberikan arahan, tetapi juga harus memiliki tanggung jawab, disiplin, kejujuran, serta mampu menjadi teladan dalam kehidupan sehari-hari.

Beliau juga menekankan bahwa kepemimpinan dapat dilatih melalui berbagai kegiatan positif di sekolah, seperti mengikuti organisasi, aktif dalam kegiatan belajar, serta berani menyampaikan ide dan bekerja sama dengan teman. Harapannya, peserta didik baru dapat mempersiapkan diri menjadi generasi yang siap menghadapi tantangan masa depan dengan sikap yang berakhlak mulia, percaya diri, dan berwawasan luas.

Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan bersama anak-anak IPM SMA Muhammadiyah 2 Bobotsari. Pada sesi ini, peserta diajak untuk membuat pamflet bertema dampak negatif kecanduan game online. Kegiatan tersebut bertujuan mengembangkan kreativitas siswa sekaligus meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya penggunaan teknologi secara bijak.

Dalam proses pembuatan pamflet, peserta belajar menyampaikan pesan edukatif melalui desain yang menarik dan mudah dipahami. Berbagai dampak negatif kecanduan game online, seperti menurunnya prestasi belajar, berkurangnya interaksi sosial, gangguan kesehatan, hingga kurangnya manajemen waktu, menjadi poin utama yang diangkat dalam karya para peserta. Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya memperoleh keterampilan dasar dalam membuat media informasi, tetapi juga memahami pentingnya menjaga keseimbangan antara penggunaan teknologi dan aktivitas sehari-hari.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib, interaktif, dan penuh antusiasme. Peserta didik baru menunjukkan semangat tinggi dalam mengikuti setiap materi maupun praktik yang diberikan. Melalui kegiatan FORTASI/MPLS ini, diharapkan siswa kelas X mampu mengenal lingkungan sekolah dengan lebih baik, memiliki karakter kepemimpinan yang kuat, serta bijak dalam memanfaatkan teknologi di era digital.

FORTASI 2026 di SMA Muhammadiyah 2 Bobotsari menjadi langkah awal dalam membentuk peserta didik yang berkarakter Islami, kreatif, bertanggung jawab, dan siap tumbuh bersama untuk menjadi generasi penerus yang mampu memimpin masa depan sesuai dengan semangat “Growing Together, Leading the Future.”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *