Bobotsari, 13 Oktober 2025 — Suasana apel pagi di SMA Muhammadiyah 2 Bobotsari pada hari Senin, 13 Oktober 2025, terasa penuh semangat dan makna. Seluruh siswa, guru, dan karyawan sekolah mengikuti kegiatan rutin ini dengan tertib di halaman sekolah. Pada kesempatan kali ini, Bapak Rasno, S.Pd. bertugas sebagai pembina apel dan menyampaikan amanat yang berfokus pada tema penting bagi para pelajar, yaitu rasa minder atau insecure.
Dalam amanatnya, Bapak Rasno menjelaskan bahwa minder adalah perasaan rendah diri dan kurang percaya terhadap kemampuan sendiri. Rasa ini, menurut beliau, sering muncul ketika seseorang terlalu fokus pada kekurangannya dan merasa tidak sebanding dengan orang lain. “Minder itu bukan berarti kalian lemah, tetapi tanda bahwa kalian belum sepenuhnya mengenali potensi diri sendiri,” ujarnya dengan tegas di hadapan seluruh peserta apel.
Beliau juga memberikan contoh-contoh sikap minder yang sering ditemui di lingkungan sekolah, seperti takut berbicara di depan umum, ragu untuk mengikuti lomba, atau enggan berpendapat karena merasa pendapatnya tidak penting. “Padahal, setiap siswa memiliki kelebihan masing-masing yang bisa dikembangkan jika mau berani mencoba,” tambahnya.
Lebih lanjut, Bapak Rasno menguraikan beberapa penyebab munculnya rasa minder, antara lain sering membandingkan diri dengan orang lain, pengalaman gagal yang membekas, serta lingkungan pertemanan yang tidak mendukung. Beliau menekankan bahwa penting bagi siswa untuk memahami sumber perasaan tersebut agar dapat mengatasinya dengan cara yang sehat dan positif.
Sebagai penutup, beliau menyampaikan lima cara untuk mengatasi rasa minder atau insecure, yaitu:
-
Selalu berpikir positif terhadap diri sendiri dan orang lain.
-
Berhenti menyalahkan diri sendiri atas kesalahan masa lalu.
-
Jangan membandingkan diri dengan orang lain karena setiap orang memiliki perjalanan dan kemampuan berbeda.
-
Hindari lingkungan yang toxic, yang hanya menurunkan semangat dan rasa percaya diri.
-
Lakukan hal-hal yang membuatmu bahagia agar pikiran lebih tenang dan semangat belajar meningkat.
Dengan nasihat tersebut, Bapak Rasno berharap seluruh siswa SMA Muhammadiyah 2 Bobotsari dapat lebih percaya diri, berani tampil, dan terus mengembangkan potensi diri tanpa merasa minder. Amanat ini menjadi pengingat bahwa kunci kesuksesan berawal dari keyakinan pada kemampuan diri sendiri.


Tinggalkan Balasan