Bobotsari, Kamis, 16 Juli 2026 – SMA Muhammadiyah 2 Bobotsari kembali melaksanakan rangkaian kegiatan Forum Ta’aruf dan Orientasi Siswa (FORTASI) atau Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) hari keempat yang diikuti oleh seluruh peserta didik baru kelas X. Kegiatan ini bertujuan membekali peserta didik dengan pemahaman mengenai kehidupan sekolah, penguatan karakter, serta wawasan yang bermanfaat sebagai bekal selama menempuh pendidikan di SMA Muhammadiyah 2 Bobotsari.
Materi pertama disampaikan oleh Ibu Zahratul Mafazah, S.Pd. yang memberikan pemaparan mengenai Pengenalan Delapan Dimensi Profil Lulusan, Pengenalan Kurikulum, serta Gerakan Indonesia ASRI. Dalam penyampaiannya, beliau menjelaskan bahwa delapan dimensi profil lulusan merupakan karakter dan kompetensi yang diharapkan dimiliki setiap peserta didik setelah menyelesaikan pendidikan. Selain memiliki kemampuan akademik, peserta didik juga diharapkan memiliki karakter religius, berintegritas, mampu berpikir kritis, kreatif, mandiri, serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat.
Beliau juga mengenalkan kurikulum yang diterapkan di SMA Muhammadiyah 2 Bobotsari, mulai dari sistem pembelajaran, pelaksanaan kegiatan intrakurikuler, kokurikuler, hingga ekstrakurikuler yang dirancang untuk mengembangkan potensi peserta didik secara menyeluruh. Pada kesempatan tersebut, peserta FORTASI juga diajak untuk memahami pentingnya Gerakan Indonesia ASRI sebagai upaya menumbuhkan budaya hidup bersih, sehat, peduli lingkungan, dan bertanggung jawab dalam menjaga kebersihan sekolah maupun lingkungan sekitar.
Selanjutnya, materi kedua disampaikan oleh Bapak Teguh dengan tema Tertib Lalu Lintas dan Kenakalan Remaja. Dalam sesi ini, beliau memberikan edukasi mengenai pentingnya mematuhi peraturan lalu lintas sebagai bentuk kepedulian terhadap keselamatan diri sendiri maupun orang lain. Peserta juga diberikan pemahaman mengenai berbagai bentuk kenakalan remaja yang perlu dihindari, seperti penyalahgunaan NAPZA, seks bebas, serta berbagai fenomena sosial yang dapat memberikan dampak negatif terhadap masa depan generasi muda.
Beliau mengingatkan bahwa masa remaja merupakan periode penting dalam pembentukan karakter. Oleh karena itu, peserta didik diharapkan mampu memilih lingkungan pergaulan yang positif, meningkatkan kedisiplinan, serta berani menolak segala bentuk perilaku yang bertentangan dengan norma agama, hukum, dan nilai-nilai sosial. Dengan bekal karakter yang kuat, peserta didik diharapkan mampu menjadi generasi yang cerdas, berakhlak mulia, serta bertanggung jawab.
Seluruh peserta didik kelas X mengikuti kegiatan dengan penuh semangat dan antusias. Mereka aktif memperhatikan materi, berdiskusi, serta mengajukan berbagai pertanyaan kepada para pemateri. Suasana kegiatan berlangsung tertib, interaktif, dan memberikan pengalaman belajar yang bermakna bagi seluruh peserta.
Melalui kegiatan FORTASI hari keempat ini, SMA Muhammadiyah 2 Bobotsari berharap peserta didik baru semakin siap memasuki dunia pendidikan menengah dengan karakter yang unggul, wawasan yang luas, serta kesadaran untuk senantiasa menjaga kedisiplinan, menaati aturan, dan menjadi pelajar yang mampu memberikan kontribusi positif bagi sekolah, keluarga, maupun masyarakat.


Tinggalkan Balasan