Bobotsari – Panitia kecil karnaval SMA MUDA tingkat Kecamatan Bobotsari menggelar rapat persiapan pada Rabu, 5 Agustus 2026 di ruang perpustakaan SMA MUDA Bobotsari. Rapat dihadiri guru dan mahasiswa UMP yang menjadi bagian kepanitiaan.
Dalam rapat dibahas konsep besar karnaval dengan tema “Budaya dan Ketahanan Pangan”. Tema ini bertujuan mengangkat nilai budaya lokal sekaligus menyadarkan masyarakat akan pentingnya kemandirian pangan.
Penampilan Unggulan SMA MUDA
SMA MUDA Bobotsari akan menjadi salah satu peserta dengan konsep pertunjukan yang paling menonjol. Sekolah merancang penampilan dalam 3 bentuk utama:
Pagelaran Budaya Berbasis Pertanian dan Ketahanan Pangan
Siswa akan menampilkan tarian, musik, dan teatrikal yang menggambarkan siklus pertanian mulai dari menanam, panen, hingga ketahanan pangan di tingkat keluarga.
Penampilan Tokoh Pahlawan Nasional
Beberapa siswa akan memerankan pahlawan nasional. Tujuannya untuk menanamkan nilai perjuangan, cinta tanah air, dan semangat pengabdian kepada generasi muda.
Gelar Budaya Rakyat
Gelar budaya rakyat akan menampilkan kekayaan tradisi masyarakat Bobotsari yang erat kaitannya dengan pertanian. Di antaranya atraksi alat pertanian tradisional, prosesi panen, serta kuliner khas hasil bumi lokal.
Selain itu, potensi kelas unggulan juga akan ditampilkan. Meliputi kelas multimedia, kelas tahfidz, kelas olahraga, kelas tata boga, dan kelas Bahasa Jepang. Penampilan ekstrakurikuler seperti pramuka, PMR, seni tari, dan musik juga turut meramaikan.
Pembagian Tugas
Rapat menyepakati pembagian tugas guru sebagai pendamping tiap kelompok. Guru bertugas membina latihan, mengatur kostum, dan memastikan keselamatan siswa saat karnaval.
Karnaval tingkat Kecamatan Bobotsari akan dilaksanakan pada tanggal 20 Agustus 2026. Panitia menargetkan karnaval tahun ini tidak hanya meriah, tapi juga mengandung pesan edukasi tentang budaya dan pentingnya menjaga ketahanan pangan


Tinggalkan Balasan