Bobotsari, Jumat, 17 Juli 2026 – Kegiatan Forum Ta’aruf dan Orientasi Siswa (FORTASI) atau Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMA Muhammadiyah 2 Bobotsari kembali berlangsung dengan penuh semangat pada hari kelima, Jumat (17/7/2026). Seluruh peserta didik baru kelas X mengikuti rangkaian kegiatan yang kali ini mengangkat tema “Young Preneur: Memulai Karya dari Sekarang”. Materi tersebut disampaikan oleh Mas Wisnu Aji, S. Brs., yang mengajak para siswa untuk mulai membangun jiwa kewirausahaan sejak usia muda.
Dalam penyampaiannya, Mas Wisnu Aji menjelaskan bahwa menjadi seorang young preneur bukan hanya tentang memperoleh keuntungan dari berjualan, melainkan tentang membangun pola pikir yang kreatif, inovatif, berani mencoba, dan mampu melihat peluang di sekitar. Beliau juga memotivasi peserta agar tidak menunggu hingga dewasa untuk berkarya, karena setiap orang memiliki potensi yang dapat dikembangkan sejak sekarang.
“Mulailah berkarya dari hal-hal kecil yang kalian sukai. Jangan takut mencoba, karena pengalaman adalah guru terbaik dalam proses menjadi pribadi yang mandiri dan sukses,” pesan beliau kepada seluruh peserta.
Materi yang disampaikan berlangsung secara interaktif. Para siswa terlihat antusias mengikuti penjelasan, berdiskusi, serta menyimak berbagai pengalaman inspiratif yang dibagikan oleh pemateri. Tidak hanya memperoleh wawasan mengenai dunia kewirausahaan, peserta juga diajak untuk menumbuhkan rasa percaya diri, kemampuan berkomunikasi, serta semangat untuk terus belajar dan berinovasi.
Agar suasana tetap menyenangkan, panitia FORTASI secara berkala mengadakan berbagai ice breaking dan permainan singkat di sela-sela penyampaian materi. Kegiatan tersebut berhasil mencairkan suasana sehingga peserta kembali bersemangat mengikuti setiap sesi hingga selesai.
Salah satu peserta, Zastia Rahmawati dari Kelas 1A Tahfidz, menyampaikan kesan positifnya terhadap kegiatan hari ini. Menurutnya, materi yang diberikan sangat bermanfaat dan menambah motivasi untuk mulai berkarya sejak dini.
“Walaupun sedikit mengantuk saat materi berlangsung, tetapi di sela-sela rasa ngantuk itu kakak-kakak panitia selalu memberikan hiburan melalui ice breaking, sehingga suasana menjadi lebih seru dan kami kembali bersemangat mengikuti kegiatan,” ungkap Zastia.
Melalui materi Young Preneur ini, diharapkan peserta didik baru SMA Muhammadiyah 2 Bobotsari semakin termotivasi untuk mengembangkan potensi, berani berkarya, serta memiliki jiwa kewirausahaan yang berlandaskan nilai-nilai Islami. Kegiatan FORTASI tidak hanya menjadi ajang pengenalan lingkungan sekolah, tetapi juga menjadi wadah pembentukan karakter, kreativitas, dan kemandirian peserta didik sebagai bekal menghadapi tantangan di masa depan.


Tinggalkan Balasan