Home / Berita /

SMA Muhammadiyah 2 Bobotsari Selenggarakan ASAS Ganjil 2025 dengan Sistem CBT Mandiri

Asesmen Sumatif Akhir Semester (ASAS) Ganjil

Bobotsari – SMA Muhammadiyah 2 Bobotsari resmi memulai rangkaian kegiatan ASAS (Asesmen Sumatif Akhir Semester) Ganjil Tahun Pelajaran 2025/2026 pada Kamis, 20 November 2025. Sebanyak 455 siswa dari kelas X, XI, dan XII turut menjadi peserta dalam asesmen yang berlangsung selama lebih dari dua pekan ini.

Pelaksanaan ASAS diawali dengan ujian mata pelajaran ISMUBA (Al-Islam, Kemuhammadiyahan, dan Bahasa Arab) sebagai pembuka kegiatan. Selanjutnya, asesmen dilanjutkan dengan Uji Kompetensi Kelas Peminatan yang mencakup peminatan Tahfiz, Multimedia, Olahraga, dan Reguler pada 24–27 November 2025.

Memasuki akhir November, siswa mulai menghadapi mata pelajaran umum, yang diujikan pada 28 November – 5 Desember 2025. Rangkaian evaluasi akademik ini dilaksanakan menggunakan sistem CBT (Computer Based Test) melalui aplikasi ujian daring yang dikembangkan langsung oleh sekolah. Sedangkan untuk Uji Kompetensi Kelas Peminatan menggunakan sistem uji praktek dan khusus kelas XII Uji Kompetensi Kelas Peminatan berupa sertifikasi keahlian yang diuji langsung oleh pihak luar yang kompeten dan berpengalaman.

Penggunaan aplikasi CBT mandiri ini menjadi langkah inovatif SMA Muhammadiyah 2 Bobotsari dalam meningkatkan efektivitas pelaksanaan ujian. Dengan sistem yang terintegrasi dan pengawasan yang ketat, proses penilaian diharapkan dapat berjalan lebih mudah, cepat, otentik, dan objektif. Selain itu, metode berbasis komputer juga memberikan pengalaman baru bagi siswa dalam menghadapi asesmen yang semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi.

Pihak sekolah menyampaikan bahwa penerapan CBT telah memberikan banyak keuntungan, mulai dari efisiensi waktu, penghematan kertas, hingga kemudahan dalam pemrosesan nilai. Sekolah juga berharap sistem CBT ini tidak hanya mempermudah pelaksanaan ujian, tetapi juga meningkatkan kualitas hasil belajar siswa melalui asesmen yang lebih akurat dan terpercaya.

Dengan dukungan fasilitas yang memadai dan kesiapan teknis yang matang, sekolah optimis bahwa asesmen ini dapat menjadi tolok ukur penting dalam meningkatkan mutu pendidikan serta kompetensi akademik peserta didik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *