Dalam kehidupan sehari-hari, masih banyak orang yang merasa lebih hebat daripada orang lain karena memiliki paras cantik atau tampan, harta berlimpah, dan barang-barang mahal. Padahal, semua itu bukan alasan untuk merendahkan sesama manusia.
Coba pikirkan, apakah kita memilih sendiri paras, warna kulit, dan keadaan keluarga kita ketika dilahirkan? Tidak. Semua itu merupakan pemberian Allah Swt. Lalu, mengapa kita harus sombong atas sesuatu yang bukan sepenuhnya hasil usaha kita sendiri?
Jangan terlalu bangga dengan paras yang menawan jika akhlak masih berantakan. Jangan merasa hebat karena harta orang tua, lalu merendahkan teman yang hidup sederhana. Bisa jadi, yang kaya adalah orang tua kita, sedangkan yang miskin justru adab kita.
Memiliki paras cantik atau tampan bukanlah kesalahan. Memiliki harta yang banyak juga bukanlah dosa. Namun, semuanya bisa menjadi ujian ketika membuat kita merasa lebih tinggi daripada orang lain. Ingatlah, paras akan berubah seiring waktu, harta bisa habis, dan pujian manusia tidak akan selalu ada. Jika semua itu hilang, apa lagi yang bisa kita banggakan apabila kita tidak memiliki akhlak yang baik?
Rasulullah ﷺ menjelaskan bahwa kesombongan adalah menolak kebenaran dan meremehkan manusia (HR. Muslim). Allah Swt. juga berfirman dalam QS. Al-Hujurat ayat 13 bahwa orang yang paling mulia di sisi Allah adalah orang yang paling bertakwa, bukan yang paling cantik, tampan, kaya, atau populer.
Maka, jangan pernah mengejek teman karena penampilannya, mempermalukan seseorang karena keadaan ekonominya, atau merasa paling hebat karena memiliki sesuatu yang tidak dimiliki orang lain. Bagi kita mungkin itu hanya candaan, tetapi bagi orang yang direndahkan, bisa jadi itu adalah luka yang sulit dilupakan.
Mulai sekarang, belajarlah menghargai orang lain. Tidak perlu menjatuhkan seseorang agar diri kita terlihat lebih tinggi. Sebab, orang yang benar-benar hebat tidak sibuk menunjukkan kelebihannya, melainkan menggunakan kelebihannya untuk berbuat baik.
Ingatlah, yang memalukan bukanlah memiliki paras biasa atau hidup sederhana, melainkan memiliki banyak kelebihan tetapi menggunakannya untuk membuat orang lain merasa hina. Jangan hanya ingin terlihat menarik di mata manusia, tetapi berusahalah memiliki hati dan akhlak yang baik di hadapan Allah Swt.


Tinggalkan Balasan